SIMULASI ANTRIAN TAP-OUT PENUMPANG KRL DI STASIUN MENGGUNAKAN MODEL SIMULASI DISKRIT
Abstract
Permasalahan antrean pada proses tap keluar di stasiun KRL sering terjadi pada jam sibuk akibat keterbatasan jumlah gate serta perbedaan waktu layanan antara pengguna kartu dan barcode. Kondisi ini menyebabkan penumpukan penumpang dan meningkatnya waktu tunggu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah gate terhadap waktu tunggu penumpang serta menentukan kapasitas optimal agar proses keluar berjalan lebih efisien. Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan terkait pola kedatangan penumpang dan perbedaan waktu layanan, kemudian digunakan sebagai dasar penyusunan parameter simulasi. Metode yang digunakan adalah simulasi peristiwa diskrit (discrete-event simulation) berbasis Python dan SimPy dengan variasi jumlah gate sebanyak 3, 4, 5, 6, dan 7 unit. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penambahan jumlah gate secara konsisten menurunkan waktu tunggu, di mana konfigurasi 3 gate menghasilkan waktu tunggu rata-rata 97,37 detik danĀ konfigurasi 7 gate menurunkannya menjadi 38,93 detik. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kapasitas gate merupakan langkah strategis untuk mengurangi antrean dan meningkatkan kelancaran arus keluar penumpang di stasiun KRL.
